Minggu, 29 Juni 2014

'Pertahanan Longgar Meksiko Bikin Belanda Buat Dua Gol Balasan'

sumber : detiksport

Fortaleza - Meksiko nyaris mendepak Belanda di
16 Besar Piala Dunia setelah gol Giovani Dos
Santos di menit 48. Namun, pertahanan El Tri
yang longgar membuat tim 'Oranje' punya
kesempatan mencetak dua gol balasan di
penghujung laga.
Demikian diungkapkan oleh pelatih Meksiko
Miguel Herrera dalam jumpa pers seusai
pertandingan, seperti dikutip dari BBC .
Gol pembuka dicetak oleh Dos Santos dengan
aksi memikat. Walau dijaga ketat oleh bek Daley
Blind, gelandang Villarreal berusia 25 tahun itu
masih sanggup melepaskan tembakan kaki kiri
jarak jauh. Bola menghujam keras tanpa bisa
dijangkau kiper Jasper Cillessen.
Tertinggal 0-1, Belanda berupaya keras
mengincar gol penyama skor. Lini belakang
Meksiko pun harus berjibaku menyelamatkan
gawang, termasuk penjaga gawang Guillermo
Ochoa.
Pada menit 76, pelatih Louis van Gaal mengganti
striker andalan Robin van Persie dengan Klaas
Jan Huntelaar untuk mempertajam serangan.
Pergantiannya berbuah manis. Sundulan
Huntelaar yang memantulkan bola sepak pojok
diteruskan dengan baik oleh Sneijder. Gol
penyama kedudukan tercipta pada menit 88, skor
1-1.
Meksiko semakin terus diserang oleh Belanda.
Sampai pada masa injury time babak kedua,
Arjen Robben dilanggar di dalam area penalti oleh
kapten Meksiko, Rafael Marquez. Huntelaar
sukses mengeksekusi tendangan penalti. Skor
akhir 2-1.
Herrera menyatakan, timnya terlalu memberi
kesempatan ruang tembak kepada lawan setelah
unggul lewat gol Dos Santos. Meksiko pun
kembali gagal melaju dari perdelapan final untuk
keenamkalinya berturut-turut.
“Kami mestinya telah menjalani pertandingan
dengan benar-benar baik. Kemudian tim lebih
memilih fokus ke belakang dan kami mulai
memberi kesempatan kepada tim yang
sebenarnya tidak melakukan apapun,” kata
Herrera.
“Ini Piala Dunia di mana segala hal terlihat
melawan Meksiko. Sayang sekali, kami tidak
menerima apa yang kami inginkan," tuntasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar